Monday, February 8, 2010 | 14:11
Kisah Sufi | Nasihat | Renungan

Sahabats…
Alhamdulillah, dalam rangka mendapatkan pelajaran untuk bekal Tazkiyatun Nafs (pensucian jiwa), kami menemukan sebuah tulisan kutipan sahabat Zamzam AJT dalam notes-nya di Facebook beliau tentang nasihat Rasulullah Isa as. kepada para murid beliau. Sebuah nasihat yang baik untuk kita renungkan bersama..

Berkumpulah para murid di sekeliling Nabi Isa as., mereka kembali dengan membawa bakul yang dengan qadar Allah telah terisi penuh buah-buah kurma yang baru masak. Setelah mereka bersembahyang tengah hari, mereka makan bersama sang Nabi.

Dan ketika mereka melihat Barnabas (juru tulis sang Nabi) bermuram muka, maka bangkitlah rasa takut dalam dada para murid, mereka mulai mencurigai jangan-jangan kebersamaan mereka dengan sang Nabi sudah tidak akan lama lagi.

Dari itu Nabi Isa as. menghibur para muridnya, sabdanya:

“Janganlah kalian takut, karena hingga kini saat kepergianku dari kalian semua belumlah tiba, dan aku masih akan berada diantara kalian dalam sedikit waktu lagi.

Karena itu, harus kuwasiatkan kepada kalian sekarang, sebagaimana telah aku sampaikan ke seluruh khalayak Israel, bahwa kalian harus mewartakan tentang taubat, agar Allah merahmati dosa-dosa Israel.
(selanjutnya…)

Monday, January 25, 2010 | 18:09
Nasihat | Renungan

Sahabats..
Rasulullah saw. pernah bersabda:” Aku adalah kota ilmu, dan Ali gerbangnya.”
Nah, dalam rangka mengetahui keluasan ilmu dari Sang Gerbang Kota Ilmu itu, kami posting khotbah Ali bin Abu Thalib kw. (karromallahu wahjahu= semoga Allah memuliakan wajahnya) yang kami copy dari blog sahabat.
http://nahjalbalaghah.wordpress.com/2009/10/24/penciptaan-bumi-dan-langit-serta-kelahiran-adam/.
Terimakasih kepada pengelolanya, dan mari kita renungkan isinya bersama ….

Khotbah No 1 dari Kitab Nahjul Balaghah

Segala puji bagi Allah yang nilai-Nya tak dapat diuraikan oleh para pembicara, yang nikmat-nikmat-Nya tak terhitung oleh para penghitung, yang hak-hak-Nya (atas ketaatan) tak dapat dipenuhi oleh orang-orang yang berusaha menaati-Nya; orang yang tinggi kemampuan akalnya tak dapat menilai, dan penyelam pengertian tak dapat mencapai-Nya; la yang untuk menggambarkan-Nya tak ada batas telah diletakkan, tak ada pujian yang maujud, tak ada waktu ditetapkan, dan tak ada jangka waktu ditentukan. la mengadakan ciptaan dengan kodrat-Nya, menebarkan angin dengan rahmat-Nya, dan mengukuhkan bumi yang goyah dengan batu.

(selanjutnya…)

Tuesday, January 19, 2010 | 14:16
Renungan

Sahabats…
Kita semua sedang berada di Mauthin (Negri) Dunia, maka sebaiknya kita pun mengenali sifat-sifat Dunia…
Kali ini kembali kami posting tulisan karya Imam Al-Ghazali dalam bukunya “Kima Kebahagiaan” pandangan beliau tentang Hakikat Dunia… Semoga bermanfaat….

Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yang disinggahi oleh para musafir di tengah perjalannya ke tempat lain. Di sinilah mereka membekali diri dengan berbagai perbekalan untuk perjalanan itu. Jelasnya, di sini manusia dengan menggunakan indera-indera jasmaniahnya, memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya-karya Allah serta, melalui karya-karya tersebut, tentang Allah sendiri.

(selanjutnya…)

Thursday, January 14, 2010 | 14:22
Renungan | Kajian Serambi Suluk

Sahabats…
Sembari menunggu Situs Paramartha yang diproses oleh sahabat-sahabat di Bidang IT, kami postingkan materi kajian Serambi Suluk (SS) di Yayasan Islam Paramartha (YIP).

Kajian ini biasanya diselenggarakan terbuka untuk umum, dengan dikelola per kelas dan terdaftar, tanpa dipungut biaya. Kajian SS ini merupakan salah satu program dakwah dari Forum Mentor YIP.
Materi Kajian di SS bersumber dari nasihat-nasihat dari Bp Suprapto Kadis, yang diramu, dilengkapi (untuk disesuaikan dengan obyek dakwahnya) oleh Kang Zamzam AJT sebagai murid awal beliau, serta Tim Forum Mentor YIP

Materi Bagian #1

Sebuah Pengantar tentang Tashawwuf dalam Al-Qur’an

Tinjauan Umum
1. Acuan pengajian ini
a. Al-Qur’an
b. Al-Hadits
c. Karya para waliyullah, karena tertunjuki-Nya beliau-beliau oleh Allah Ta’ala sehingga akurasinya tidak diragukan dan bukan spekulasi rasio belaka

(selanjutnya…)

Tuesday, January 12, 2010 | 13:12
Renungan | About Us

Sahabats…

Suluk
adalah sebuah jalan yang panjang
dan penuh dengan halang rintang yang berbahaya
serta memerlukan bekal yang cukup untuk menempuhnya
Oleh karena itu diperlukan suatu Pengantarnya

Blog ini hanyalah salah satu
di antara Pengantar-pengantar Suluk
yang beragam jenisnya
dan banyak jumlahnya

Kami hanya ingin menyampaikan
bahwa dalam Suluk
kita harus belajar meyakini dan terus meyakini
bahwa Pembimbing Sejati suluk kita
adalah Allah, Sang Rabb yang Ar-Rahman, Al-’Alim, Tawab Ar-Rahim

yang jalan untuk memperoleh bimbingan dan pertolongan- Nya
di antaranya adalah dengan:
berpedoman pada Al-Quran, dan kitab Suci -kitab Suci yang haq
hanya meneladani para Utusan dan Kekasih-Nya

mensucikan jiwa dan qalbu kita
menumbuh-kembangkan ‘aql dalam kita
melapangkan shadr (dada) kita
meluaskan cakrawala pikiran kita
melayani dan menolong sesama dengan tulus

Wallahu a’lam bi shawwab

Wassalam,