oleh: Wawan TBH

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.”
(QS. Yusuf [12]: 111)

Sahabats…
Berbagai cara kita tempuh dalam memahami arti, rahasia, dan hakikat kehidupan. Antara lain dengan wacana, diskusi, teori, praktek dalam berbagai bidang kehidupan, dan mempelajari kisah-kisah kehidupan seseorang, khususnya para tokoh teladan ummat.

Disini, kita akan membahas, khususnya tentang kajian kisah hidup seseorang tokoh teladan, karena prestasinya yang cemerlang di mata Allah SWT.

Terdapat beberapa keutamaan dari melakukan kajian tersebut, a.l.:
1. Kita akan dapat menyaksikan kesempurnaan Allah sebagai Pencipta sekaligus Pemelihara manusia.
Dari berbagai biografi tersebut, kita menyaksikan betapa beragamnya karakter-karakter dengan berbagai variasinya yang telah Allah ciptakan. Juga berbagai dinamika masalah kehidupan yang Allah gelar sebagai khazanah yang bisa kita pelajari dalam upaya mengenal-Nya.

2. Kita akan dapat mengetahui dengan berbagai contoh kriteria kehidupan yang benar di mata Allah.
Pada setiap biografi tokoh tersebut kita dapat melihat berbagai masalah hidup beliau, dan cara para teladan tersebut menyikapinya dengan benar. Dari sini kita dapat menyimpulkan kriteria-kriteria yang Allah tetapkan, dan dipenuhi oleh para tokoh tersebut (dengan bukti status mereka di mata Allah setelah mereka wafat).

3. Secara bertahap, dan dengan pemikiran yang tidak terlalu sulit kita dapat memahami makna-makna, serta rahasia kehidupan. Hal ini dikarenakan kita bisa melihat contoh-contoh masalah kehidupan dan penyikapannya yang benar dalam berbagai biografi tersebut.

4. Kita bisa mengetahui latar belakang dari berbagai nasihat bijak dari para teladan tersebut.
Suatu petikan nasihat, pasti memiliki latar belakang kejadian. Nah dengan mengetahui latar belang kehidupan dan kejadian munculnya nasihat itu, persepsi dan pemahaman kita tentang isi nasihatmenjadi lebih mendalam.

5. Kita bisa mengetahui bagaimana sikap yang benar dari seorang hamba kepada Tuhannya.

6. Dada kita dapat menjadi lebih lapang dengan mengetahui penyikapan-penyikapan secara benar dari para panutan ummat tersebut terhadap berbagai masalah dalam hidupnya.
Sahabats.. Percaya atau tidak, bila kita sering mendengar, atau menyaksikan seseorang, atau teman kita melakukan hal yang benar di mata Allah, dada kita pun ikut ‘teresonansi’ merasa lebih lapang…

Nah sahabats..
Semoga dengan mengetahui berbagai manfaatnya ini, kita akan semakin bersemangat dalam mengkaji (tentunya untuk kita teladani…) berbagai biografi para tokoh tersebut.

Nggak percaya ?
Marilah kita buktikan sama-sama….