oleh Wawan TBH
Sahabats…
Tulisan ini terutama saya tujukan kepada diri saya sendiri, sekedar pengingat bahwa sebuah Hikmah adalah berbeda dengan “Etalase” dari Hikmah itu sendiri.
Hikmah yang sumber asalnya adalah Al-Hakim, adalah sesuatu yang tidak mampu dicerap oleh indera jasmaniah kita (jasmani/jasad/raga kita adalah makhluk penghuni Alam Mulk/Syahadah), Sedang ‘etelase’ hikmah di sini yang saya maksudkan adalah segala bentuk wacana verbal, baik tulisan ataupun pembicaraan lisan, yang berkaitan dengan suatu hikmah.

Etalase Hikmah ini dapat berupa buku, artikel hikmah dari koran, tulisan renungan, bahkan apa pun produk dari internet, termasuk website dan blog ini.
(selanjutnya…)

