oleh Wawan TBH

Sahabats…
tidak terasa, kita telah berada di paruh kedua Jumadil Tsani yang artinya beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Rajab, salah satu dari 4 bulan yang Allah muliakan (haram). Tiga bulan haram lainnya adalah Dulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Untuk belajar memuliakan bulan-bulan yang Allah dan Rasul-Nya muliakan, saya kutipkan di bawah ini hadist-hadist tentang Bulan Rajab dari buku “Keaguangan Rajab dan Sya’ban” karya Abdul Manan bin Haji Muhammad Sobari, Penerbit Republika, 1992.

Rasulullah SAW bersabda,: “Sesungguhnya Rajab adalah bulan Allah, dan Sya’ban adalah bulanku, serta Ramadhan adalah bulan ummatku.” (Duratun Nashihin 1: 163)

Rasulullah SAW bersabda,:“Apabila telah datang hari Kiamat, maka ada suara memanggil: ‘Dimana para ahli Rajab?’
Maka memancarlah sinar, kemudian disusul oleh para malaikat yang diikuti pula oleh para ahli Rajab, dan mereka semua melewati Shirathal Mustaqim bagaikan halilintar yang menyambar. Selanjutnya mereka sujud kepada Allah karena bersyukur telah melintasi Shirathal Mustaqim.
Maka Allah SWT berfirman:” Wahai para ahli Rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini sebab kamu sekalian telah bersujud di dunia pada bulan-Ku (Rajab). Pergilah kalian ke tempatmu masing-masing.”
(Duratun Nashihin 1: 165-166)

Nah sahabats…
Sebagai ummat Rasulullah SAW, marilah kita belajar meneladani beliau dalam mempersiapkan, menyambut kedatangan bulan Rajab, sebagai bulan Allah dengan membekali ilmu tentang amal-amal shalih yang sebaiknya kita kerjakan di bulan tersebut.

Sangat banyak buku-buku yang ditulis untuk membimbing ummat dalam mengerjakan amalan-amalan di bulan Rajab, sebaiknya mari kita pilih yang kita tidak ragu-ragu untuk mengamalkannya.

Buku yang saya kutip di atas hanyalah salah satu buku yang saya jadikan pedoman untuk amalan saya dan keluarga, sahabat bisa saja memilih buku yang berbeda dan amalan yang berbeda, yang penting kita mulai belajar mengamalkannya, setuju ???