Wednesday, June 17, 2009 | 14:32
Nasihat | Al-Quran | Hadist Tashawwuf | Buku Tashawwuf

Dinukil dari IHYA ULUMUDDIN karya Imam Al-Ghazali, terjemahan Ahmad Rofi’ Usmani jilid 3 hal 135-137

Sahabats…
Marilah kita sama-sama merenungkan hadist dan atsar berikut….

Nabi SAW bersabda, ” Barangsiapa yang membaca Al-Quran, kemudian berpendapat bahwa ada sesuatu karunia yang lebih utama dari pada yang dikaruniakan kepadanya tersebut, ia telah meremehkan apa yang telah diagungkan oleh Allah SWT.”(HR Thabrani)

Nabi SAW bersabda, ” Tiada yang memberi syafaat, baik nabi, malaikat, maupun lainnya, yang kedudukannya lebih utama di sisi Allah SWT dari pada Al-Quran.”(HR Thabrani)

Nabi SAW bersabda,” Andaikan Al-Quran berada di dalam kulit yang tidak disamak, niscaya ia tidak akan disentuh api.” (HR Thabrani)

Nabi SAW bersabda,” Ibadah umatku yang paling utama ialah membaca Al-Quran.” (HR Abu Na’im)

Nabi SAW bersabda,” Sungguh, Allah SWT membaca surah Thaa-ha dan surah Yaa-sin sebelum Ia menciptakan makhluk seribu tahun setelahnya. Maka ketika para malaikat mendengarkan Al-Quran, merekapun berkata, ‘Berbahagialah qalbu yang menghafalkan ini ! Berbahagialah lidah yang bertutur dengan ini !’ “ (HR Ad-Darimi)

Nabi SAW bersabda,” Yang terbaik di antara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya.” (HR Bukhori)
(selanjutnya…)

Monday, April 28, 2008 | 13:46
Al-Quran

Sahabats…
Dalam perjalanan suluk, cara Allah menguatkan keimanan kita adalah dengan mengirimkan berbagai ujian kehidupan kepada kita.

Mari kita renungkan ayat2 berikut ini, dan kita persiapkan diri kita untuk menerima ujian2 kehidupan tersebut dengan sabar.
Semoga Allah membimbing kita. amien.

[2:155] Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (AL BAQARAH (Sapi betina) ayat 155)

(selanjutnya…)

Monday, April 21, 2008 | 00:14
Al-Quran

[1:1] Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

[1:2] Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

[1:3] Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

[1:4] Yang menguasai di Hari Pembalasan (Hari Ad-din)

[1:5] Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

[1:6] Tunjukilah kami jalan yang lurus,

[1:7] (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Saturday, April 12, 2008 | 02:05
Al-Quran

Sahabats…
Seorang Guru Sufi mengajarkan kepada para muridnya bahwa Al-Quran itu adalah suatu kitab yang sangat terpadu, kompak dan sangat jelas pengertiannya bagi orang-orang yang hatinya bersih dari penyakit-penyakitnya.

Beliau menyarankan untuk dapat mengeksplorasi kandungan ayat-ayat Al-Quran sebaiknya kita melakukan minimal 2 hal berikut ini(selain yang sudah lazim dianjurkan untuk para pengkaji Al-Quran lainnya): membaca Al-Quran (dan terjemahnya) sampai tamat (sebaiknya lebih dari 1 kali), kemudian mengeksplorasi dengan dibantu dengan buku/program index Al-Quran.

Dan yang paling penting dari itu semua :
Ayat yang sudah dimengerti maksudnya segera diamalkan dalam kehidupan sehari-hari kita !!
(selanjutnya…)

Thursday, April 10, 2008 | 04:03
Al-Quran

Sahabats…
Marilah kita merenung-ulang kandungan ayat-ayat Al-Quran berkaitan dengan istilah Ad-din al-Qayyum (Din/agama yang tegak)
Kali ini kita mengkajinya sambil memperhatikan tema-tema yang terkait dengan ayat-ayat ini.. Nah selamat menikmati….

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, “(QS. AR-RUUM [30] ayat 30)

Istilah yang terkait dengan ayat di atas:
- penghadapan wajah kepada Allah?
- fitrah Allah?

(selanjutnya…)