<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>Serambi Tashawwuf</title>
	<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com</link>
	<description>Sebuah Sajian tentang Pengantar Mengarungi Samodra Tashawwuf</description>
	<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 06:09:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>TENTANG TAKDIR, SESUATU YANG SANGAT PENTING DALAM HIDUP INI</title>
		<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/19/tentang-takdir-sesuatu-yang-sangat-penting-dalam-hidup-ini/</link>
		<comments>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/19/tentang-takdir-sesuatu-yang-sangat-penting-dalam-hidup-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 06:08:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WawanTBH</dc:creator>
		
	<category>Al-Quran</category>
	<category>Hadist Tashawwuf</category>
	<category>Renungan</category>
		<guid>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/19/tentang-takdir-sesuatu-yang-sangat-penting-dalam-hidup-ini/</guid>
		<description><![CDATA[	oleh : Wawan TBH
	Sahabats&#8230;
Pembahasan tentang takdir (qodho dan qodar) adalah sangat penting untuk membekali kita menjalani kehidupan ini. Kematangan kita dalam hidup ini sangat dipengaruhi oleh kesempurnaan keimanan kita terhadap takdir yang merupakan rukun ke-6 dari Rukun Iman.
Kami meyakini bahwa terdapat tahapan yang saling berkaitan dalam rukun-rukun dalam Rukun Iman tersebut.


	Kesempurnaan iman kita terhadap Allah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/19/tentang-takdir-sesuatu-yang-sangat-penting-dalam-hidup-ini/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>WASIAT HIKMAH IBNU AL-&#8217;ARABI UNTUK PARA PENEMPUH JALAN SPIRITUAL</title>
		<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/14/wasiat-hikmah-untuk-para-penempuh-jalan-spiritual/</link>
		<comments>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/14/wasiat-hikmah-untuk-para-penempuh-jalan-spiritual/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 07:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WawanTBH</dc:creator>
		
	<category>Nasihat</category>
	<category>Renungan</category>
		<guid>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/14/wasiat-hikmah-untuk-para-penempuh-jalan-spiritual/</guid>
		<description><![CDATA[	Sahabats&#8230;
	Setelah pada osting sebelumnya kami copykan biografi Syekh Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Al-Arabi, kali ini kami mengetik ulang sebuah wasiat beliau untuk kita renungkan, semoga bermanfaat.
Kami mengetik ulang dari Buku Wasiat-Wasiat Ibnu &#8216;Arabi (terjemahan dari Al-Washaya li Ibnu al-&#8217;Arabi oleh Irwan Kurniawan) terbitan Penerbit  PUSTAKA HIDAYAH Bandung, cetakan ke-2 tahun 1997.
	     [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/14/wasiat-hikmah-untuk-para-penempuh-jalan-spiritual/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>IBNU ARABI: ASY SYEKH AL-AKBAR</title>
		<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/11/ibnu-arabi-asy-syekh-al-akbar/</link>
		<comments>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/11/ibnu-arabi-asy-syekh-al-akbar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 16:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WawanTBH</dc:creator>
		
	<category>Kisah Sufi</category>
	<category>Pejuang Din Al-Islam</category>
		<guid>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/11/ibnu-arabi-asy-syekh-al-akbar/</guid>
		<description><![CDATA[	Sahabat-sahabat yang baik&#8230;,
Belajar dari kehidupan seorang kekasih Allah tentu akan mendatangkan berkah dan manfaat yang banyak bagi kita. Untuk tujuan itulah kami ketengahkan copy paste tulisan  Syeikh Idries Syah tentang seorang Waliyullah, Syeikh Al-Akbar Muhyiddin Ibnu Al-&#8217;Arabi, yang menurut kami merupakan salah satu tulisan yang paling baik dalam menggambarka sosok Syeikh Al-Akbar.
	Naskah ini kami [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/11/ibnu-arabi-asy-syekh-al-akbar/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>ANTARA IKHTIAR DAN DOA</title>
		<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/06/antara-ikhtiar-dan-doa/</link>
		<comments>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/06/antara-ikhtiar-dan-doa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 03:06:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WawanTBH</dc:creator>
		
	<category>Tashawwuf Dalam Kehidupan Kita</category>
	<category>Renungan</category>
		<guid>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/06/antara-ikhtiar-dan-doa/</guid>
		<description><![CDATA[	oleh : Wawan TBH
	Pembicaraan tentang lebih dulu mana antara doa dan ikhtiar seorang manusia dalam kehidupannya menjadi topik yang hangat di kalangan santri di Padepokan Tashawwuf, sehingga ketika ada suatu kesempatan bercengkrama dengan Sang Guru Bijak Bestari, salah seorang santri menanyakannya kepada Sang Guru.
	Santri: Guru, dalam menghadapi suatu masalah, manakah sikap yang sebaiknya kita ambil, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/11/06/antara-ikhtiar-dan-doa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>KONSEKUENSI KESADARAN STRUKTUR INSAN</title>
		<link>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/10/27/konsekuensi-kesadaran-struktur-insan/</link>
		<comments>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/10/27/konsekuensi-kesadaran-struktur-insan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>WawanTBH</dc:creator>
		
	<category>Renungan</category>
		<guid>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/10/27/konsekuensi-kesadaran-struktur-insan/</guid>
		<description><![CDATA[	oleh : Wawan TBH
	Suatu sore di Padepokan Kehidupan, Sang Guru Bijak Bestari sedang bercengkrama dengan santri-santrinya, tiba-tiba salah seoang santri mengajukan pertanyaan,
	Santri: Guru, Apa konsekuensi dari kesadaran kita tentang Struktur Insan?
	Guru: Pertanyaan yang bagus anakku, memang kita sebagai makhluk yang paling berpotensi menjadi makhluk termulia, segala perilaku kita tergantung dari kesadaran. Nah, kesadaran tentang  [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://serambitashawwuf.blogsome.com/2009/10/27/konsekuensi-kesadaran-struktur-insan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
